27.3 C
Jakarta
April 16, 2024
Penjualan Resmi Software Akuntansi Accurate
Uncategorized

Mengapa Harga Masker Naik?

Awal tahun 2020 ini kita sudah dihebohkan dengan wabah virus Corona yang awal penyebarannya berasal dari daerah Wuhan – China. Namun ternyata persebaran virus yang satu ini sangatlah cepat. Tak hanya menginfeksi penduduk lokal Wuhan-China, namun dalam waktu singkat virus ini sudah tersebar ke hampir seluruh penjuru dunia.

Baca Juga: HATI-HATI VIRUS BERBAHAYA MENGINTAI DUNIA, CORONA VIRUS!

Dikarenakan penyebarannya yang sangat cepat ini pada akhirnya menimbulkan kepanikan yang tak main-main. Orang-orang mulai membentengi diri mereka dengan konsumsi vitamin dan makanan sehat, serta mulai menggunakan masker setiap kali akan keluar rumah.

Intinya, orang-orang mulai memberikan proteksi lebih untuk diri mereka sendiri agar tidak tertular virus corona ini.

Akibatnya penjualan masker di apotek-apotek telah meningkat drastis, imbasnya stok masker menjadi langka, dan harga masker ikut terkatrol naik. Permintaan yang tinggi membuat harga-harga masker di pengecer dan distributor menjadi naik. Sampai-sampai, di beberapa Apotek stok masker ludes hanya dalam hitungan satu hari.

Untuk surgical mask standard yang biasanya dijual dengan harga 23000-40000 rupiah per box (50pcs) kini sudah melonjak menjadi 250000-2juta rupiah per box-nya. Sungguh kenaikan harga yang tidak wajar.

 

Mengapa Harga Masker Bisa Melonjak Naik?

Permintaan Tinggi

Dengan kondisi saat ini yang menjadikan masker sebagai salah satu kebutuhan utama untuk menjaga kesehatan tubuh, maka permintaan pasar akan masker menjadi sangatlah tinggi. Berdasarkan teori ekonomi tradisional, semakin banyak permintaan maka semakin tinggi harga yang ditawarkan.

Jadi tak heran harga masker saat ini jauh-jauh meningkat. Karena masker yang biasanya hanya dibutuhkan oleh bagian medis atau oleh orang yang sakit, kini semua orang membutuhkan masker. Pastinya permintaan naik ratusan atau bahkan jutaan kali lipat.

 

Banyak Oknum yang Memanfaatkan Momen.

Melihat kondisi pasar yang sangat membutuhkan masker membuat beberapa orang berusaha untuk mencari cuan dalam momentum kali ini. Ada banyak oknum yang membeli masker secara kulakan pada distributor lalu menjualnya kembali (resell) dengan harga yang tinggi.

Oknum-oknum seperti inilah yang merusak harga pasar. Perlu adanya tindakan tegas kepada oknum semacam ini.

 

Stok Menipis

Sekali lagi, karena permintaan yag sangat banyak sementara stok masker yang ada di pasaran tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar terjadilah kelangkaan stok. Dibutuhkan penyesuaian waktu bagi produsen untuk memproduksi masker dan mendistribusikannya kepada distributor dan reseller.

Bagi para produsen dan penjual masker jangan lupa untuk selalu melakukan real time stock check pada masker jualan Anda. sebagai satu-satunya software akuntansi yang menyediakan Real Time Stock Feature sehingga Anda dapat melakukan cek stock saat itu juga.

Baca Juga: Real Time Stock Accurate Online

Kita semua berharap harga masker saat ini bisa dikendalikan dan kembali normal karena sangat dibutuhkan, mengingat masker merupakan hak dari individu ketika sakit. Masker selain digunakan untuk melindungi diri sendiri juga demi melindungi keluarga dan orang-orang di sekitar.

UPDATE NEWS: Positif 2 Orang Terinfeksi Corona Virus di Indonesia

Rekomendasi Liquid saltnic terbaik 2023

Related posts

Apa itu IPO pada Perusahaan? Berikut Pengertian, Kelebihan dan Kekurangannya

Handry

Haruskah Ada Pemindahan Ibu Kota? Ada Apa dengan Jakarta?

ademuthia

10 Peluang Bisnis dengan Modal 1 Juta Rupiah, Tertarik untuk Mencoba? (Part II)

ademuthia

Leave a Comment